Sempat Dipukul Warga, Dua Pelaku Begal Ditangkap TNI di Cimahi

KORAN MEDAN - Dua pelaku yang melaksanakan begal di depan Gereja Barong, Cimahi, Jawa Barat babak belur dipukul warga. Pelaku bertato itu keluar babak belur di bagian wajah dikarenakan dipukuli.
Pelaku diketahui bernama Febrian Elly dan Kustiawan warga Cimahi, Jawa Barat.
Korban bernama Muhammad Akhir merupakan pelajar SMKN 1 Cimahi dan tinggal di tempat Cibeber, Jawa Barat.
Sebelumnya, pembegalan yang menimpa seorang warga di tempat Cimahi, Bandung, Jawa Barat terhadap Sabtu (7/9/2019) kurang lebih pukul 03.30 WIB.
Dikutip berasal dari akun FB Dadan Khelly, kronologis pembegalan diawali di depan Gereja Barong.
Saat itu, tiba-tiba saja seorang warga berteriak menghendaki pertolongan driver ojol yang kebetulan melintas.
Driver ojol yang sadar jikalau itu aksi pembegalan, segera mengejar pelaku.
Driver ojol segera melaksanakan pengejaran sampai di depan Taman Kartini, Cimahi.
Kedua begal sadis itu berupaya melarikan diri dan sempat mengancam warga dengan memakai senjata api jenis air softgun.
Pelarian ke-2 begal berakhir di depan Pusdikhub TNI AD setelah diringkus bagian TNI bernama Suryadi yang dibantu driver ojol.
Pasangan Kekasih Dibegal
Ag yang beralamat di Sungai Buaya Ogan Ilir babak belur digebuk pelaku, pas Leni warga Rumah Susun Ilir Barat I Palembang mengalami luka tembak terhadap pahanya.
Pasangan kekasih ini merupakan korban kejahatan jalanan, ketika melintas di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane Kertapati Palembang, Kamis (05/09/2019) kurang lebih pukul 04.00 dini hari.
Selain memukul dan menembak korbannya, pelaku juga merampas barang punya nilai pada lain sepeda motor milik korban.
Kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bari Palembang untuk meniti perawatan medis.
Ketika ditemui di RS Bari Palembang, Leni menyebutkan kejadiannya berawal ketika dia dan kekasihnya (Agus) tengah melaju dengan sepeda motor.
Ketika melintas di Jalan Mayjen Yusuf Singadekane Kertapati Kamis (5/9) kurang lebih pukul 04.00, suasana di TKP (tempat kejadian perkara) masih sepi.
Tiba-tiba berkunjung enam orang tidak dikenal mengendarai motor menghadang motor korban.
Salah seorang pelaku mengancam dengan memakai senjata api.
"Pelakunya enam orang pak, segera mengancam kami, aku lihat tersedia lima laki laki dan satu perempuan," kata Leni ketika dibincangi di UGD RS Bari.
Dijelaskan, pelaku tiba-tiba mengeroyok Agus kekasih Leni sampai babak belur.
Pelaku juga memukul Leni sebelum menembak dan berkenaan paha kanannya.
Setelah itu para pelaku merampas motor korban lantas kabur berasal dari TKP.
"Pelaku memukul kami secara membabi buta pak. Motor kami juga dibawa kabur, tersedia STNK dan baju di di dalam boks motor kami," katanya.
Leni mengaku sempat berteriak minta tolong, namun tidak tersedia warga yang berkunjung membantu, dikarenakan suasana di wilayah terhadap dinihari itu masih sepi.
"Saya sempat teriak pak, namun di wilayah itu masih sepi, tidak tersedia warga yang membantu," kata Leni.
Begitu sadar terjadinya peristiwa curas itu, jajaran Polresta Palembang dan Polsek Kertapati datang ke korban untuk dimintai info seputar peristiwa yang dialami.
"Kita masih melaksanakan penyelidikan, motif dan identitas pelaku kejahatan ini kami dalami," kata Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang, Iptu Tohirin pas berada di RS Bari.
Bingung cari bandar bola online...!!!! sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..!
AGEN SBOBET | AGEN IBCBET | AGEN BOLA







Tidak ada komentar