BJ Habibie Jalani Perawatan Intensif di Rumah Sakit

KORAN MEDAN - Presiden ke-3 Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie atau BJ Habibie dirawat secara instensif oleh Tim Dokter Kepresidenan di RSPAD Gatot Soebroto.
Hal itu dilakukan konfirmasi oleh Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto.
"Dengan hormat dengan ini kita konfirmasikan bahwa Bapak BJ Habibie pas ini sedang merintis perawatan yang intensif oleh Tim Dokter Kepresidenan (TDK) di RSPAD Gatot Soebroto," kata Rubijanto didalam info tertulis, Minggu (8/9/2019).
Menurut Rubijanto, TDK menyatakan BJ Habibie untuk pas ini belum diizinkan untuk dikunjungi.
Hal itu agar Habibie bisa mendapatkan hasil perawatan optimal dan istirahat yang cukup.
"Sesuai wejangan TDK bahwa agar beliau mendapat perawatan optimal dan bisa istirahat penuh, maka untuk pas pas Bapak Habibie belum diizinkan untuk dikunjungi," kata Rubijanto.
Untuk itu, ia termasuk berterimakasih atas segenap perhatian dan doa dari semua pihak yang sudah memohonkan kesembuhan bagi BJ Habibie.
"Kami atas nama keluarga menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan doa dari semua pihak, memohon kehadirat Allah SWT agar beliau segera diberikan kesembuhan dan kesegaran agar bisa beraktivitas kembali," katanya.
Timor Leste Bangun Jembatan Diberi Nama BJ Habibie
Tidak jadi Timor Leste bekas lokasi Republik Indonesia, kini sudah 12 th. berpisah.
Selama kurun pas itu negara kecil tersebut jadi berbenah.
Utamanya infrastruktur, jalan, jembatan dan beraneka fasilitas umum lainnya.
Yang terkini sebuah jembatan sepanjang 540 meter dengan lebar 8 meter baru selesai dibangun.
Dana nama jembatan itu mengambil nama Presiden ke-3 RI BJ Habibie.
Sebuah jembatan dengan nama Jembatan BJ Habibie diresmikan di Timor Leste pada Kamis (29/8/2019), bertepatan dengan Peringatan 20 Tahun Referendum Timor Leste.
Jembatan BJ Habibie tersebut berlokasi di Desa Bidau Sant'ana.
Jembatan yang dibangun dengan anggaran hingga 3,9 juta dollar AS atau kira-kira Rp 55 miliar itu memiliki panjang 540 meter dengan lebar delapan meter dan memiliki dua jalur.
Jembatan itu dibangun oleh badan usaha punya negara Timor Leste.
Turut hadir didalam peresmian jembatan tersebut, perwakilan Indonesia, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, sebagai utusan khusus Presiden Joko Widodo.
"Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia mencukupi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 th. Jajak Pendapat Timor Leste."
"Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama BJ Habibie, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan terutama Bapak BJ Habibie," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pas memberi tambahan sambutan, didampingi Menteri PU Timor Leste Salvador Soares dos Reis Pires dan mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, BJ Habibie merupakan sosok negarawan yang dicintai oleh rakyat Indonesia dan Timor Leste.
Meski sudah terpisah dari Indonesia, kerja serupa kedua negara tetap berhubungan erat,
salah satunya didalam bidang pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Timor Leste.
Sejumlah pelatihan dijalankan oleh Kementerian PUPR dengan Timor Leste, di antaranya pelatihan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan,
program dan budgeting, dan juga pelatihan tenaga tehnik operasional untuk operator alat-alat berat.
Indonesia dengan Timor Leste memiliki peristiwa yang dekat dan konsisten berkembang demi kemajuan masa depan kedua negara.
Indonesia sudah jadi mitra mutlak pembangunan di Timor Leste sejak 2010 melalui sejumlah proyek infrastruktur di negara tersebut,
yang dibangun dengan melibatkan perusahan konstruksi Indonesia, baik BUMN maupun swasta nasional.
Kerja serupa tersebut didalam pembangunan antara lain jaringan irigasi Raibere, jembatan Soebada, jalan Tibar-Gleno,
Comoro Powerplant, gedung Perdana Menteri, dan Bandara Oecusse.
Dalam referendum yang digelar pada 30 Agustus 1999, nyaris 80 prosen rakyat Timor Timur menentukan berpisah dari Indonesia,
yang sudah menduduki bekas jajahan Portugis itu sejak 1975.
Referendum yang mendapat dukungan PBB itu mengakhiri konflik berdarah sekaligus pendudukan yang dijalankan Indonesia dan juga memberi jalan bagi rakyat Timor Timur untuk merdeka dan jadi negara sendiri.
Namun, Timor Leste, yang beberapa besar dari 1,3 juta penduduknya memeluk agama Katolik, baru dianggap secara internasional tiga th. setelah pemungutan suara.
AGEN SBOBET | AGEN IBCBET | SABUNG AYAM AGEN BOLA PREDIKSI PERTANDINGAN LIVE SCORE








Tidak ada komentar