3 Sosok Anggota DPR dan DPD Termuda Punya Harta Puluhan Miliar, Dua di Antaranya Anak Bupati

Prosesi pelantikan digelar di Ruang Rapat Paripurna I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Perempuan berusia 23 tahun ini untuk pertama kalinya akan menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Sulawesi Utara.
Ia berhasil meraih sebanyak 70.345 suara pada Pemilu 2019.
Meski tergolong muda, perempuan kelahiran Manado 22 Mei 1996 ini rupanya tidak terlalu asing dengan dunia politik.
Dari 575 anggota DPR tersebut Hilarry memiliki jumlah harta kekayaan yang terbilang melimpah.
Dikutip dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tertanggal 28 Mei 2019 yang bersumber dari elhkpn.kpk.go.id, Brigitta memiliki total harta kekayaan sebanyak Rp 9,131 miliar.
Dalam LHKPN tersebut, tercatat Hillary memiliki tanah dan bangunan seluas 10 m2/21 m2 di Kota Jakarta Barat senilai Rp 12,5 miliar.
Tak hanya di Jakarta Barat, Hillary juga mempunyai tanah dan bangunan lainnya seluas 1.150 m2/250 m2 di Minahasa Selatan yang bernilai Rp 7 miliar.
Sehingga, bila ditotal, nilai tanah dan bangunan milik Brigitta yakni Rp 19,5 miliar.
Hillary juga tercatat memiliki satu buah mobil bermerek Datsun Go tahun 2016 senilai Rp 80 juta.
Surat berharga

Selain itu, Hillary juga memiliki surat berharga senilai Rp 495 juta, harta lainnya senilai Rp 253 juta.
Kendati demikian, Hillary memiliki utang sebanyak Rp 11,197 miliar.
LHKPN tersebut diumumkan dengan catatan catatan lengkap berdasarkan hasil verifikasi pada tanggal 14 Juni 2019.
Hillary merupakan putri dari Bupati Kepulauan Talaud terpilih periode 2019-2024, Elly Engelbert Lasut.
Ayah Hillary juga pernah menjabat Bupati Kepulauan Talaud selama dua periode, 2004-2009 dan 2009-2012.
Ibu Hillary, Telly Tjanggulung, merupakan Bupati Minahasa Tenggara masa jabatan 2008-2013.
Terinspirasi dari kedua orang tuanya, Hillary aktif dalam berbagai organisasi sejak masa sekolah.
Saat SMA, Hillary pernah menjabat sebagai ketua OSIS.
Setelah lulus SMA, Hillary memutuskan untuk mengambil studi S1 Fakultas Hukum di Universitas Pelita Harapan (UPH).
Kemudian, ia melanjutkan studi S2 di Washington University.
Hillary pun berharap dirinya dapat menempati posisi sebagai anggota Komisi III yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan.
"Kalau di Partai Nasdem kita itu diminta memberikan tiga pilihan. Pilihan saya itu di Komisi III karena background saya hukum, di Komisi I untuk pertahanan ya karena masih di koridor yang sama," kata Hillary kepada Kompas.com, Senin (2/9/2019).
"Dan sebenarnya di dalam hati saya karena memang saya dari Sulawesi Utara walaupun saya tahu saya akan berada untuk kepentingan Indonesia, saya ingin berada di Komisi X supaya boleh kemudian meningkatkan kualitas pendidikan dan bisa bergerak lebih banyak di sana," ucap dia.
Anggota DPR RI termuda lainnya

Anggota DPR termuda Ade Rezki Pratama
Ade Rezki Pratama, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019, menjadi salah satu pemimpin Sidang Istimewa DPR/MPR, Rabu (1/10/2014).
Ia ditunjuk sebagai pemimpin sementara lantaran merupakan anggota DPR termuda.
Pada 8 November mendatang, Ade baru berusia 26 tahun. Politisi Partai Gerindra itu mewakili daerah pemilihan Sumatera Barat II.
Apa rasanya memimpin sidang yang diikuti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono, para anggota DPR, DPD, serta pejabat tinggi negara lain?
“Rasanya campur aduk, ada bangganya, ada groginya juga, ada terharunya juga. Jadi ini bagian suatu pengalaman hidup yang luar biasa bagi saya,” kata Ade saat dijumpai seusai memimpin sidang di Kompleks Parlemen, Senayan.
Ade baru mengetahui ditunjuk sebagai pimpinan sidang istimewa saat geladi resik di Ruang Sidang Paripurna MPR, Selasa (30/9/2014) kemarin.
Ia mengaku mempersiapkan sedetail mungkin.
“Tentunya sebagai orang baru di sini saya perlu banyak belajar. Bagaimana teknis, prosesi yang harus saya lakukan,” ujarnya.
Ade berharap dirinya dapat menginspirasi pemuda-pemudi lainnya untuk terjun di dunia politik.
Menurut dia, kaum muda harus ikut andil dalam proses perubahan yang terjadi di Indonesia.
“Harapannya di periode yang akan datang kami yang masih muda di DPR bisa menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi Indonesia lainnya untuk berperan aktif dalam proses perubahan dan pembangunan bangsa ini,” ujar Ade.
Anggota DPD Termuda

Nama Jialyka Maharani mendadak jadi sorotan dalam pelantikan anggota DPR, DPD, MPR RI, Selasa (1/10/2019) hari ini.
Jialyka Maharani adalah anggota DPD termuda sebab baru berusia 22 tahun.
Senator asal Sumatera Selatan itu menjadi pimpinan rapat dalam sidang pengambilan sumpah jabatan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta.
Tak sendirian, Jialyka Maharani menjadi pimpinan sementara sidang paripurna bersama dengan anggota DPD tertua, Sabam Sirait.
Profil Jialyka Maharani, Senator Termuda Berusia 22 Tahun yang Pimpin Sidang Pelantikan Anggota DPD
Profil Jialyka Maharani, Senator Termuda Berusia 22 Tahun yang Pimpin Sidang Pelantikan Anggota DPD (INSTAGRAM/@jialyka.maharani-Tangkap Layar KompasTV)
Dalam sidang tersebut, Jialyka Maharani lebih banyak membacakan acara sidang paripurna ketimbang Sabam Sirait.
Bingung cari bandar bola online...!!!! sekarang uda gak jaman lagi bingung langsung gabung aja disini hanya minimal deposit 50000 kamu sudah bisa bermain disini.., buruan gabung tunggu apa lagi..!
AGEN SBOBET | BERITA BOLA | AGEN IBCBET







Tidak ada komentar